Mengenal Budaya Batik Riau yang Sempat Hilang

Salah satu ciri khas dari Indonesia adalah Batik, hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki motif batiknya sendiri. Riau pun menjadi salah satunya, bahkan batik Riau pernah menghilang sebelum kembali di promosikan kembali. Batik yang dimiliki Riau nyatanya memiliki berbagai macam motif. Apa saja macamnya tersebut ? Yuk intip beberapa batik dari Riau yang cantik dan eksotis.

Kedatangan Batik ke Kepulauan Riau

Batik datang ke kepulauan Riau sekitar pada tahun 1924 hingga 1911 masehi, kala itu pembuatan batik menggunakan pewarna perak atau perunggu bukan menggunakan lilin. Kain yang digunakan pun merupakan kain halus layaknya sutra. Semakin berkembangnya zaman, maka pembuatan batik di Kepulauan Riau pun mulai beralih menggunakan cangting. Teknik dan cara membatiknya cukup mirip dengan Jawa, hanya saja motifnya yang berbeda.

Sekitar tahun 1990 an, batik Riau cukup terkenal. Namun, batik motif Selerang semakin menghilang dan jarang dibuat oleh masayrakat setempat. Namun Batik Selerang mulai muncul kembali pada Era Presiden SBT, dimana pada era tersebut menetapkan batik khas Riau sebagai Budaya Riau. Hadirnya kembali Batik Selerang, disertai pula dengan beberapa motif baru lainnya.

Motif Batik Khas Riau Nyiur Melambai

Motif pertama yang cukup terkenal dari Riau adalah Nyiur Melambai , dimana motif ini menggambarkan motif daun yang melambai. Nyiur Melambai adalah gambaran bintang setaman yang merupakan lambang kesucian dan kesuburan rejeki. Pada ujung setiap polanya, akan terdapat garis tabir, dimana pola tabir inilah yang menjadi motif asli daerah Riau.

Motif Batik Khas Riau Tapuk Manggis

Motif khas Riau selanjutnya adalah Tapuk Manggis , yang umumnya memiliki warna hijau tua atau merah tua. Motif batik Tapuk Manggis ini pun dilengkapi dengan beberapa pola motif putih di atasannya Motif dari batik ini berbentuk simetris, sehingga cara memproduksinya pun menggunakan tekik cap agar lebih mudah.

Motif Batik Khas Riau Tekat

Motif Batik Riau selanjutnya adalah motif Tekat, pola ini merupakan batik simetris. Pembuatannya pun saat ini lebih menggunakan teknik cap, hal ini agar lebih mempermudah prosesnya. Batik Tekat dapat anda temui dengan beberapa warna,namun umumnya berwarna biru maupun merah. Polanya sendiri merupakan ukiran menyerupai bunga yang berbentuk simetris.

Motif Batik Khas Riau Kipas Lingga

Jika sebelumnya motif batik menggunakan teknik cap, maka kini ada satu batik yang memiliki motif cukup rumit namun merupakan batik tulis. Batik Kipas Lingga ini bermotifkan dedaunan yang melambai, serta bentuk kipas yang tidak beraturan. Meskipun terdiri dari bentuk kipas yang cukup abstrak, namun secara keseluruhan motif Kipas Lingga ini terlihat apik dan indah.

Batik adalah salah satu keindahan dari Indonesia, yang tentunya perlu untuk kita lestarikan. Melihat berapa indahya beberapa motif batik khas Riau tersebut, jangan sampai budaya tersebut kembali ditelan oleh zaman. Jika tidak bisa membuatnya sendiri, maka anda dapat membantu melestarikan batik khas Riau dengan cara membeli produk aslinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *